Fenomena Jalan Rusak Musim Hujan, Gus Muhdlor Pastikan Aduan Masyarakat Direspon Cepat


Dinas PU Bina Marga dan SDA Kab. Sidoarjo, tengah memperbaiki ruas jalan yang rusak.

DIMENSINEWS.COM – SIDOARJO ; Dampak memasuki musim penghujan salah satunya adalah rusaknya beberapa ruas jalan di Sidoarjo yang relatif membahayakan pengendara. Menyikapi ini Pemkab Sidoarjo selalu siaga, bahkan memastikan merespon cepat keluhan masyarakat atas atas rusaknya jalan di lingkungannya.

Saat ini keluhan masyarakat atas kerusakan jalan ituseiring musim hujan tiba, sering diterima unit layanan aduan masyarakat Call Center 112 dikelolah Dinas Kominfo Kab. Sidoarjo. Atas aduan ini Bupati Ahmad Muhdlor memastikan pihaknya akan meresponnya. Termasuk aduan jalan rusak maupun berlubang, karena jika dibiarkan tidak hanya membahayakan pengguna jalan juga menghambat laju transportasi dalam upaya mendukung kelancaran perekonomian masyarakat.

Seperti jalan rusak di Desa Jedong Cangkring Kecamatan Prambon yang sekarang tengah diperbaiki oleh Satgas Jalan Dinas PU. Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo. “Aduan warga kita perhatikan dan dipastikan ditindaklanjuti. Baik itu pengaduan lewat call center 112 maupun pengaduan langsung ke saya. Saya sudah perintahkan ke Dinas PU Bina Marga dan SDA untuk terus monitor di lapangan. Ada atau tidak ada pengaduan kalau lihat jalan rusak langsung diperbaiki,” jelas Gus Muhdlor, sapaan Bupati Sidoarjo.

Dia menambahkan jalan dibeton  menjadi solusi mencegah kerusakan akibat air hujan. Oleh karenanya ia mengoptimalkan APBD untuk betonisasi jalan antar desa. Betonisasi menurut Gus Muhdlor juga dinilai lebih efektif dan efisien. Jalan beton tidak memerlukan anggaran perbaikan rutin.  “Setiap tahun kita anggarkan perbaikan jalan. Oleh sebab itu betonisasi jalan kita kebut, harapannya satu agar warga Sidoarjo tidak lagi terganggu jalan berlubang yang kerap muncul,”ucapnya.

Pihaknya juga meminta warga mendukung program betonisasi yang akan dilakukan setiap tahunnya tersebut. Pasalnya pengerjaan jalan beton tidak sebentar. Paling lama enam bulan pengerjaan pengecoran jalan rampung.  “Saya meminta masyarakat agar bersabar selama pelaksanaan betonisasi jalan berjalan, mulai dari pengerjaan betonisasi sampai tahap pengecoran akan mengganggu aktivitas warga,”ujarnya.

Koordinator Satgas Jalan Dinas PU Bina Marga dan SDA Pemkab Sidoarjo, Bambang Kristanto mengatakan air menjadi kelemahan jalan beraspal. Setiap musim penghujan seperti ini banyak pengaduan jalan rusak. Oleh karenanya tim bekerja keras dimusim penghujan seperti ini.

“Hampir setiap hari di musim penghujan seperti ini selalu ada pengaduan jalan rusak yang diadukan kepada kami lewat call center Sidoarjo 112 yang harus segera kami perbaiki,” ujarnya, saat memantau timnya bekerja memperbaiki jalan Desa Jedongcangkring, Jumat (15/3) siang.  

Bambang mengatakan ada empat tim yang siap siaga memperbaiki jalan rusak. Mereka akan bergerak cepat ke seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan menuntaskan jalan berlubang dengan mengendarai mobil pick up bersama cairan aspalnya. “Masing-masing tim yang berjumlah delapan orang ini bekerja tidak kenal lelah, bahkan di musim kemarau saja mereka juga terjun kelapangan tetapi tidak memperbaiki jalan namun membersihkan drainase jalan dari sampah,”ucapnya.

Dia menambahkan, tim Satgas Jalan bekerja tidak hanya menunggu aduan saja. Namun mereka juga  berkeliling mengecek jalan di Sidoarjo. Mereka akan segera melakukan perbaikan jika menemui jalan rusak. Dengan begitu masyarakat tidak sempat mengeluh kondisi jalan yang dilewatinya. “Kita juga kerap berkeliling untuk memantau jalan mana saja yang rusak untuk segera kita perbaiki,” ucapnya. (*/dilah)

 

Berita Terkait

Top