Gaet 50 Persen Generasi Milenial,DPC PKB Sidoarjo Mulai Cetak Ratusan Kader Loyalis Muda
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo Abdillah Nasih,saat menyampaikan pidato singkat sesaat sebelum acara pendidikan dan pelatihan terhadap sedikitnya 120 kader loyalis partai dari 18 Pengurus anak cabang (PAC) SE Kab Sidoarjo di Hotel Luminor Jl Pahlawan Minggu (16/11) pagi tadi.
Selain ratusan kader muda milenial Diklat juga dihadiri 15 anggota F PKB.
Abdullah Nasih saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media usai menyampaikan pidato pembukaan.(Dillah)
DIMENSINEWS.CDIMENSINEWS.COM SIDOARJO;Meski pesta demokrasi/Pemilihan umum (Pemilu_red) masih 5 tahun lagi,namun jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo, sudah mulai bergerak melakukan upaya kaderisasi partai.
Bertempat di Hall utama Hotel Luminor,Jl Pahlawan Sidoarjo,sedikitnya 120 kader loyalis yang sebagian besar merupakan kader Gen Z mengikuti Pendidikan Kader Loyalis yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (16/11/2025) pagi hingga sore hari ini.
Ratusan kader muda berusia dibawah 35 tahun itu, direncanakan bakal dilatih yang diharapkan nantinya bis mengemban tugas/amanat partai guna merebut suara kaum milenial terutama pemilih pemula yang menjadi pemilih terbesar dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Hadir dalam acara Pendidikan Kader Loyalis itu, selain Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo KH Atho’illah,hadir pula sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo antaranya,H Usman, Abud Asyirofi, Atok Ashari, M Dhamroni Chudlori dan Ahmad Mujayyin. Selain itu, juga dihadiri para pengurus DPW PKB yang memberikan materi kepada para peserta Pendidikan Kader Loyalis selama sehari penuh itu
“Pendidikan ini menjadi kegiatan dan strategi PKB Sidoarjo, khususnya soal kaderisasi dan persiapan menghadapi Pemilu. Sasaran kaderisasi ini, melaksanakan gerakan kaderisasi secara serentak. Tahap sebelumnya, sudah menyelesaikan Pendidikan Kader Perubahan (PKP) di tingkat anggota fraksi. Sebanyak 15 orang anggota fraksi melaksanakan Pendidikan Kader Perubahan di 15 titik telah selesai. Nah, saat Ini DPC PKB menggelar Pendidikan Kader Loyalis,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo.
Lebih jauh, politisi senior PKB yang akrab disapa Cak Nasih ini menjelaskan pihaknya memiliki target sebanyak 120 Kader Loyalis ini mampu merekrut (menjaring) sebanyak-banyaknya kader-kader muda yang ada di Sidoarjo. Termasuk para pemilih milenial. Apalagi, mereka tersebar di 18 wilayah Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo dengan catatan setiap kecamatan terdapat 7 Kader Loyalis.
“Tujuan Pendidikan Kader Loyalis ini sebagai strategi PKB yang ingin membranding, bahwa PKB sekarang ini tidak hanya menjadi partai tradisional atau partai identitas, tetapi juga partai anak muda atau kaum milenial (gen Z) yang menjadi pemilih dominan di Pemilu 2029 mendatang,” ungkap Cak Nasih yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Sidoarjo itu.
Program Pendidikan Kader Loyalis ini, lanjut Cak Nasih karena partai belajar dari pengalaman partai lain yang gagal berkembang karena gagalnya melaksanakan pendidikan politik dan proses kaderisasi tidak berjalan maksimal.
“Tujuannya menjadikan PKB sebagai partai kader di samping sebagai partai ideologi. Kami merebut pemilih muda karena sangat menyadari kelompok Gen Z dan milenial (pemilih muda atau pemilih pemula) adalah ceruk pemilih yang terbesar di Pemilu yang akan datang. Kami (PKB) berupaya mengambil ceruk anak muda ini semaksimal mungkin. Termasuk,
membangun kesadaran politik dengan memberikan pemahaman kepada kader muda tentang mengapa harus berpolitik (agar tidak apolitis). Sekaligus mendidik bagaimana politik yang baik dan benar, dan mengapa harus memilih PKB sebagai perjuangan politik,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Cak Nasih menguraikan pelaksanaan Pendidikan Kader Loyalis ini dilaksanakan jauh hari dengan persiapan jangka panjang. Apalagi, PKB Sidoarjo tidak ingin melaksanakan proses kaderisasi dengan cara yang instan (cepat).
“Partai (PKB) tidak ingin sukses secara instan, tetapi ingin
Partai (PKB) tidak ingin sukses secara instan, tetapi ingin dilaksanakan secara terstruktur dan terukur. Karena itu,
persiapan dini dilaksanakan. Termasuk persiapan dilakukan jauh hari sebelum Pemilu 2029 yang masih sekitar 4 tahun mendatang. Hal ini, dilakukan agar doktrin, loyalitas dan komitmen terbentuk secara kuat dan tidak datang serta merta,” papar politisi PKB asal Dapil VI Kecamatan Waru dan Kecamatan Gedangan ini.
Sementara harapan dari kegiatan Pendidikan Kader Loyalis ini, lanjut Cak Nasih para kader muda itu, mampu menjadi pasukan inti sekaligus sebagai influencer. Selanjutnya, di kemudian hari untuk mengambil suara agar PKB bisa menang di Tahun 2029.
“Kami targetkan pemilih pemula dapat direbut. Setidaknya 50 persen dari anak muda (pemilih pemula) di Sidoarjo dapat direkrut untuk kemenangan PKB karena targetnya juga menang Pemilu sekaligus menargetkan untuk memiliki Bupati dan Wabup Sidoarjo di Pilkada yang akan datang,”harapnya.(Dillah)OM SIDOARJO;Meski pesta demokrasi/Pemilihan umum (Pemilu_red) masih 5 tahun lagi,namun jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo, sudah mulai bergerak melakukan upaya kaderisasi partai.
Bertempat di Hall utama Hotel Luminor,Jl Pahlawan Sidoarjo,sedikitnya 120 kader loyalis yang sebagian besar merupakan kader Gen Z mengikuti Pendidikan Kader Loyalis yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo, Minggu (16/11/2025) pagi hingga sore hari ini.
Ratusan kader muda berusia dibawah 35 tahun itu, direncanakan bakal dilatih yang diharapkan nantinya bis mengemban tugas/amanat partai guna merebut suara kaum milenial terutama pemilih pemula yang menjadi pemilih terbesar dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Hadir dalam acara Pendidikan Kader Loyalis itu, selain Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo KH Atho’illah,hadir pula sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo antaranya,H Usman, Abud Asyirofi, Atok Ashari, M Dhamroni Chudlori dan Ahmad Mujayyin. Selain itu, juga dihadiri para pengurus DPW PKB yang memberikan materi kepada para peserta Pendidikan Kader Loyalis selama sehari penuh itu
“Pendidikan ini menjadi kegiatan dan strategi PKB Sidoarjo, khususnya soal kaderisasi dan persiapan menghadapi Pemilu. Sasaran kaderisasi ini, melaksanakan gerakan kaderisasi secara serentak. Tahap sebelumnya, sudah menyelesaikan Pendidikan Kader Perubahan (PKP) di tingkat anggota fraksi. Sebanyak 15 orang anggota fraksi melaksanakan Pendidikan Kader Perubahan di 15 titik telah selesai. Nah, saat Ini DPC PKB menggelar Pendidikan Kader Loyalis,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo.
Lebih jauh, politisi senior PKB yang akrab disapa Cak Nasih ini menjelaskan pihaknya memiliki target sebanyak 120 Kader Loyalis ini mampu merekrut (menjaring) sebanyak-banyaknya kader-kader muda yang ada di Sidoarjo. Termasuk para pemilih milenial. Apalagi, mereka tersebar di 18 wilayah Kecamatan di Kabupaten Sidoarjo dengan catatan setiap kecamatan terdapat 7 Kader Loyalis.
“Tujuan Pendidikan Kader Loyalis ini sebagai strategi PKB yang ingin membranding, bahwa PKB sekarang ini tidak hanya menjadi partai tradisional atau partai identitas, tetapi juga partai anak muda atau kaum milenial (gen Z) yang menjadi pemilih dominan di Pemilu 2029 mendatang,” ungkap Cak Nasih yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Sidoarjo itu.
Program Pendidikan Kader Loyalis ini, lanjut Cak Nasih karena partai belajar dari pengalaman partai lain yang gagal berkembang karena gagalnya melaksanakan pendidikan politik dan proses kaderisasi tidak berjalan maksimal.
“Tujuannya menjadikan PKB sebagai partai kader di samping sebagai partai ideologi. Kami merebut pemilih muda karena sangat menyadari kelompok Gen Z dan milenial (pemilih muda atau pemilih pemula) adalah ceruk pemilih yang terbesar di Pemilu yang akan datang. Kami (PKB) berupaya mengambil ceruk anak muda ini semaksimal mungkin. Termasuk,
membangun kesadaran politik dengan memberikan pemahaman kepada kader muda tentang mengapa harus berpolitik (agar tidak apolitis). Sekaligus mendidik bagaimana politik yang baik dan benar, dan mengapa harus memilih PKB sebagai perjuangan politik,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Cak Nasih menguraikan pelaksanaan Pendidikan Kader Loyalis ini dilaksanakan jauh hari dengan persiapan jangka panjang. Apalagi, PKB Sidoarjo tidak ingin melaksanakan proses kaderisasi dengan cara yang instan (cepat).
“Partai (PKB) tidak ingin sukses secara instan, tetapi ingin
Partai (PKB) tidak ingin sukses secara instan, tetapi ingin dilaksanakan secara terstruktur dan terukur. Karena itu,
persiapan dini dilaksanakan. Termasuk persiapan dilakukan jauh hari sebelum Pemilu 2029 yang masih sekitar 4 tahun mendatang. Hal ini, dilakukan agar doktrin, loyalitas dan komitmen terbentuk secara kuat dan tidak datang serta merta,” papar politisi PKB asal Dapil VI Kecamatan Waru dan Kecamatan Gedangan ini.
Sementara harapan dari kegiatan Pendidikan Kader Loyalis ini, lanjut Cak Nasih para kader muda itu, mampu menjadi pasukan inti sekaligus sebagai influencer. Selanjutnya, di kemudian hari untuk mengambil suara agar PKB bisa menang di Tahun 2029.
“Kami targetkan pemilih pemula dapat direbut. Setidaknya 50 persen dari anak muda (pemilih pemula) di Sidoarjo dapat direkrut untuk kemenangan PKB karena targetnya juga menang Pemilu sekaligus menargetkan untuk memiliki Bupati dan Wabup Sidoarjo di Pilkada yang akan datang,”harapnya.(Dillah)








