Kota Batu Gebyar dengan Peluncuran Kalender Event Pariwisata 2026, Desa Tulungrejo Unggul dalam Kategori Berkelanjutan


KOTA BATU I DimensiNews.com – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata menggelar acara apresiasi untuk insan pariwisata, seni budaya, dan cagar budaya Kota Batu di penghujung tahun. Acara ini sekaligus menjadi momentum peluncuran kalender event pariwisata Kota Batu 2026.

Foto : Giat Kemenpar RI Bersama Tour and Travel Malaysia 

Dalam acara Batu Tourism Award 2025, Desa Tulungrejo berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Desa Wisata Berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen dan keberhasilan Desa Tulungrejo dalam mengembangkan pariwisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial budaya setempat. Desa Tulungrejo dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dengan pelestarian alam dan budaya, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat secara berkelanjutan. (03/12/2025)

Foto : Kunjungan Kemenpar RI Bidang Pemasaran ASIA di Kampung Wisata Susu Brau

Selain Desa Tulungrejo, dan Desa Mojorejo juga masuk dalam kategori Desa Wisata Digital dan beberapa desa wisata lain di Kota Batu juga turut menerima penghargaan. Desa Gunungsari mendapatkan penghargaan sebagai Wisata Edukasi, dan Desa Pandanrejo sebagai Wisata Agrotourism. Acara ini diselenggarakan di Hotel Singhasari pada hari Selasa, 2 Desember 2025.

Fordewi (Forum Desa Wisata Kota Batu) mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kota Batu, khususnya Dinas Pariwisata, terhadap kegiatan desa wisata selama tahun 2025. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah keikutsertaan Fordewi dalam pameran pariwisata tingkat Asia di Malaysia melalui MAATA FAIR 2025. Keikutsertaan ini membuahkan kunjungan resmi dari Kemenpar RI bidang promosi Asia yang menghadirkan sejumlah tour & travel dari Malaysia untuk memperkenalkan desa wisata di Kota Batu.

Fordewi berharap kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia dan negara-negara Asia lainnya, dapat meningkat sehingga pariwisata Kota Batu semakin maju.

Namun, muncul pertanyaan dari anggota Fordewi mengenai perbedaan signifikan dalam kalender event pariwisata 2026 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada beberapa agenda desa wisata.

Meskipun demikian, Fordewi tetap berharap semangat membangun desa wisata di Kota Batu tidak akan surut, sehingga Kota Batu semakin tambah SAE. (Red)

Berita Terkait

Top