Hadiri Acara Deklarasi LBH No Viral No Justice,Subandi Singgung Kebijakan Bodoh Yang Dilakukan Pemimpin Sebelumnya Serta Kecewa Dengan Partai Yang Ia Besarkan

Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH M Kn saat memberikan pidato sambutan dalam acara deklarasi LBH No Viral No Justice.
H Moh Soleh SH pendiri sekaligus Ketua LBH No Viral No Justice.
Ketua Panitia penyelnggara Deklarasi LBH No Viral No Justice H Nur Hidayat, Plt Bupati Sidoarjo H Subandi dan H Moh Soleh saat penyampaian ikrar bersama.
Ketua penyelenggara H Nur Hidayat memberikan penghormatan dengan memberikan potongan tumpeng pertama kepada PLT Bupati H Subandi,H Moh Soleh dan terakhir kepada Gus Peyek.(Dillah)
DIMENSINEWS.COM SIDOARJO;”Secara pribadi dan juga selaku Plt Bupati Sidoarjo saya berikan apresiasi khusus kepada Cak Sholeh dan semua tim yang terlibat atas kehadiran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) No Viral No Justice yang hari ini telah hadir dan secara resmi pula telah di deklarasikan.Semoga kehadiran LBH No Viral No Justice, yang fokus pada pemberian bantuan hukum kepada masyarakat, bisa bermanfaat terutama mereka yang kurang mampu dan membutuhkan pendampingan serta bantuan hukum yang adil dan tepat bagi masyarakat seluruh masyarakat khususnya warga Sidoarjo”.
Pernyataan. Ini disampaikan Plt Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn saat berkesempatan memberikan sesi sambutan ketiga dalam acara deklarasi sekaligus pembukaan kantor sekretariat LBH No Viral No Justice di komplek Ruko aset Pemerintah Desa Suko depan Perum Villa Jasmine 1 Dusun Salam Desa Suko Minggu (2/1) pagi hingga siang tadi.
“Ke depan semoga keberadaan LBH No Viral No Justice dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan setiap warga Sidoarjo mendapatkan keadilan, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi mereka”ujar Subandi.
Lebih jauh Subandi menyinggung mencuatnya berbagai persoalan hukum dilingkup pemerintahan Sidoarjo khususnya perkara-perkara pertanahan saat ini selain disebabkan oleh buruknya tata kelola pemerintahan,juga karena ekses dari kebijakan bodoh yang dilakukan pemimpin (bupati-bupati) sebelumnya.
“Akibatnya Pemkab Sidoarjo saat ini banyak menghadapi berbagai persoalan hukum yang pelik yang dipicu karena kebijakan terutama dalam hal pemberian ijin dan kerja sama pengelolaan aset.Baik aset milik desa maupun aset daerah”ungkap Subandi.
“Untuk itu pasca dilantik nanti,selain saya akan lebih berhati-hati dalam melangkah,saya akan melibatkan sebanyak mungkin komponen masyarakat terutama para praktisi hukum sebelum mengambil kebijakan “ucap Subandi.
Subandi bertekad akan mewujudkan Sidoarjo ke depan menjadi lebih baik dan bermartabat.
“Dan untuk itu saya tidak akan berhadapan dengan hukum selama saya berada di jalur yang benar”tukas Subandi.
Lebih jauh ia bertutur selain tak ingin mengecewakan warga Sidoarjo terutama para pendukungnya yang telah berjuang bersusah payah memenangkan dalam Pilkada serentak tahun lalu.
Dengan kerja keras serta dukungan yang luar biasa warga Sidoarjo terbukti mampu merobohkan hegemoni partai yang telah mengangkangi kekuasaan di Sidoarjo lebih dari dua dekade.
“Hingga saat inipun saya masih tidak habis pikir, bagaimana mngkin selama 4 tahun partai yang dengan susah payah ikut saya besarkan dengan berbagai pengorbanan yang tidak sedikit ,tapi justru berbuat inkonsisten dengan tidak memberikan rekomendasi kepada saya yang notabene sebagai kader sekaligus ketua partai itu.”cetus Subandi dengan nada kesal.
Sementara dalam 2 sesi sambutan sebelumnya antara lain,Ketua Panitia penyelenggara H Nur Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat sehingga acara deklarasi LBH bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
“Kami selaku panitia penyelenggara hanya berupaya untuk merefleksikan apa yang selama ini menjadi keinginan bapak dan rekan-rekan sekalian”tukas mantan aktivis yang sukses menggeluti dunia usaha ini
Sementara Cak Sholeh dalam kesempatan memberikan sambutan lebih banyak menuturkan latar belakang perjalanan pendampingan hukum berbagai persoalan hukum yang ia lakukan kepada.ratusan klien dan ia viralkan lewat konten No Viral No Justice yang tersebar di berbagai media sosial (medsos).
“Alhamdulillah selama.hampir 5.tabun pendampingan hukum lewat konten ini sangat efektif dalam membantu penyelesaian persoalan hukum khususnya bagai warga yang tidak mampu dan buta hukum”ujar Soleh
Dengan telah disyahkannya konten No Viral No Justice ini menjadi LBH,ia.berharao bisa lebih banyak membantu penyelesaian persoalan-persoalan hukum yang terjadi di.sua.laoisma warga.
“Dalam setiap kesempatan saya selalu berpesan selama smpyan benar,jangan pernah takut untuk terus berjuang mencari keadilan.Jangan khawatir kami pasti akan membantu sampai dimanapun”pungkas Soleh.
Sebelum acar puncak yakni prosesi pemotongan tumpeng,seluruh prosesi rangkaian acara deklarasi terlebih dahulu diisi dengan pidato dan sedikit tausiah yang disampaikan oleh penceramah yang saat ini lagi viral dengan gaya khas_ny rambut putih keperak’an serta selalu bagi-bagi uang kepada para warga yang menghadiri acara pengajiannya, siapa lagi kalo bukan Gus Peyek.
Selain PLT Bupati Sidoarjo,H Subandi,hadir dalam acara pembukaan sekretariat LBH No Viral No Justice tersebut antara lain sejumlah tokoh masyarakat serta ulama setempat,,pejabat Desa Suko,puluhan aktivis dari berbagai elemen LSM dan advocat Serta tentu saja puluhan wartawan dari berbagai media.(Dillah)