Bertabur Do’a dan Lantunan Shalawat Iringi H Usman Mendaftar Bacabup Lewat PKB


i

Konvoi dan iring2_an pendukung H menuju sekretariat Desk Pilkada DPC PKB Sidoarjo.

H Usman Berfoto Bersama Ibu_ibu pendukung setia sesaat setelah prosesi penyerahan kelengkapan  berkas2pendaftaran Bacabup.

H Amir Aslichin (Ms I’in) menyempatkan diri menyambut kehadiran H Usman di sekretariat Desk Pilkada DPC PKB.

H Usman saat menyampaikan pidato singkat di hadapan ratusan pendukung dan simpatisan serta jajaran Tim penjaringan/Desk Pilkada DPC PKB Sidoarjo.(Dillah)

DIMENSINEWS.COM SIDOARJO ; H Usman M Kes (Aba Usman) kembali membuktikan keseriusannya untuk berkontestasi dalam bursa Pilkada Sidoarjo 2024.
Senin (29/4) siang tadi,,orang nomer satu di jajaran DPRD Sidoarjo itu membulatkan tekadnya dengan mendaftarkan diri sebagai Bacabup ke Sekretariat Desk Pilkada DPC PKB Sidoarjo.
Tak tanggung-tanggung,selain meminta restu beberapa kyai sepuh Sidoarjo, Aba Usman juga mengundang puluhan anak anak.yatim,serta Ibu2 para janda dirumahnya. komplek Perum Puri Indah Desa Suko Sidoarjo.
Selain diberikan santunan Aba Usman juga mengajak para yatim piatu itu untuk mengantarnya hingga ke halaman kantor Desk.Pilkada.DPC PKB.
Walhasil dengan iringan do’a dan gema suara shalawat dari ratusan ibu-ibu yang yang dikumandangkan bersautan puluhan anak yatim itu dengan wajah sumringah ikut dalam arak2kan konvoi ratusan motor dan puluhan kendaraan yang juga ikutan berkonvoi.
H Usman sendiri malah memimpin konvoi di sepanjang Jl Pahlawan,Jl Gajah Mada hingga terakhir menuju Kantor DPC PKB Jl KH Mukmin dengan mengendarai Motor Honda Win yang berboncengan dengan istrinya.
Dari pantauan media ini ratusan kaum perempuan yang tergabung dalam berbagai macam perkumpulan keagamaan/jamaah antar lain adalah barisan Perempuan Bangsa dan ibu-ibu fatayat maupun Muslimat NU.
Prosesi keberangkatan H Usman mendaftarkan dirinya juga dihadiri pula Ketua MWCNU Sidoarjo Ir H Abd Roqib dan MWC NU Sedati, KH. Choiri Anam. Juga beberapa fungsionaris PKB, di antaranya Ketua Dewan syuro DPAC PKB Sidoarjo KH Sholikhuddin.
Kehadiran tokoh NU dan ibu-ibu nahdliyin pada prosesi keberangkatan hingga menuju kantor Sekretariat Desk Pilkada DPC PKB Sidoarjo tersebut memang dapat dimaklumi. Mengingat, Abah Usman adalah kader terbaik PKB yang berkhitmad ke NU. Dia juga dikenal sebagai kader tulen NU yang merintis karir politiknya dari bawah bersama PKB Sidoarjo.
Yang cukup menarik perhatian masyarakat, Abah Usman berangkat dari rumahnya menuju ke kantor PKB Sidoarjo dengan mengendarai sepeda motor Honda Win. Dia berboncengan dengan istrinya dikawal iring iringan ratusan sepeda motor Ibu2 dari jamaah/perkumpulan yang selama ini jadi pendukung H Usman’ serta para kader, simpatisan dan fungsionaris PKB Sidoarjo.
Selama perjalanan berlangsung lancar, tanpa menganggu arus lali lintas sepanjang jalan yang dilalui hingga tiba di halaman kantor PKB di Jl. Erlangga, Sidokare Sidoarjo. Tanpa diduga kedatangan Abah Usman di sana sudah ditunggu Ahmad Amir Aslikin (Mas Iin),putra Saiful Ilah, mantan Bupati Sidoarjo yang sekarang menjadi anggota DPRD Jatim.
Keduanya pun berpelukan dengan penuh kehangatan. “Bagus. Saya mendukung langkah Abah Usman ,” kata Mas Iin dengan kalimat singkat. “Semoga iktiarnya lancar,” tambahnya.
Juga hadir polikus senior PKB, Abdul Kholik yang juga pernah menjabat pimpinan DPRD Sidoarjo. Kedatangan Abah Usman, juga disambut hangat oleh Gus Maimun Sirajd, Wakil Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo. Kedatangan Abah Usman bersama rombongan yang tak henti hentinya bersholaewat ini diterima Sihabuddin, sekretaris Desk Pilkada PKB Sidoarjo bersama jajaran timnya.
Abah Usman menyerahkan berkas pendaftaran kepada Syihabuddin, Sekretaris Desk Pilkada PKB Sidoarjo
Syihabuddin, menerangkan dalam kesempatan ini Abdillah Nasih, Ketua Desk Pilkada maupun Dhamroni Chudlori, Wakil Ketua Desk Pilkada berhalangan hadir. Keduanya yang merupakan anggota DPRD Sidoarjo tengah berkegiatan kunjungan kerja. “Setelah berkas pendaftaran dinyatakan lengkap, maka akan kami kirim ke DPP PKB. Selanjutnya pihak DPP yang memutuskan siapa saja yang diberi amanat sebagai Cabup PKB pada Pilkada 2024,” ujarnya. “Monggo didoakan sareng-sareng, agar iktiar Abah Usman berjalan lancar dan hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT,” tambah Syihabuddin, setelah menerima berkas pendaftaran Cabup dari Abah Usman.
Abah Usman menegaskan hanya mendaftar sebagai Cabup PKB untuk berkontestasi di Pilkada 2024,–partai lain tidak. “Saya hanya daftar sebagai Cabup PKB, tidak daftar ke partai lainnya. Saya ini orang NU yang juga kader PKB yang merintis dari bawah dan tentunya berkhitmad ke NU,” ujarnya. “Karena saya sendiri adalah orang NU dan juga kader PKB,–partai politik yang lahir dari rahim NU,” tambahnya.
Sebagai kader, lanjut Abah Usman akan patuh terhadap keputusan partai. “Kalau pun iktiar saya gagal, artinya rekom DPP jatuh ke orang lain maka saya tetap patuh dan tegak lurus mendukung kebijakan partai. Begitu pula ketika saya diberi amanat, maka akan kami laksanakan demi kebaikan masyarakat Sidoarjo pada umumnya, termasuk juga kebaikan bagi partai maupun warga nahdliyin,” ujarnya.
Yang daftar sebagai Cabup di PKB memang bukan hanya Abah Usman yang merupakan kader terbaik NU. Sebelumnya Subandi, Wakil Bupati yang juga menjabat Ketua DPC PKB ikut mendaftar ke desk Pilkada PKB Sidoarjo. Rivalitas dua tokoh ini pun diharapkan tidak sampai melahirkan perpecahan di internal partai maupun kaum nahdliyin, yang notabene merupakan basis terbesar massa partai tersebut.
KH Marzuki Mustamar, ketika hadir pada acara Halal Bi Halal PC NU LP Ma’arif NU Sidoarjo beberapa hari lalu juga sempat mewanti wanti agar warga NU tidak terpecah belah terkait dengan Pilkada 2024. “Warga NU harus bersatu, jangan sampai pecah belah karena Pilkada 2024. Karena jika terpecah belah, akan memberi ruang bagi orang di luar NU memimpin Sidoarjo,” ujar Kiai Marzuki seraya mengingatkan bahwa Sidoarjo merupakan ‘bumi hijau’. (Dillah)

Berita Terkait

Top